Langsung ke konten utama

Mini Kaleidoskop

 Suara Rod Steward dari kejauhan menyebut penuh sendu lirik I Don’t Want To Talk About It. Lirik yang seperti dengan lirih mengutarakan keheranan bahwa Februari telah lepas dari kalender 2022. Waktu memang merayap lebih cepat dari gaya hidup yang lamban ditambah hujan saban hari. Ah, Februari.

Baca juga: Passion dan Vision

Selama Februari yang telah berlalu itu, Kawanbike telah melewati banyak proses dari segala sisi. Kami tidak melewatinya sendiri sebagai team. Kami telah banyak membagi cerita bersama pemilik UMKM, restaurant, caffe, serta hotel di LabuanBajo. Selain itu, ada banyak cerita yang kami dapatkan warga kota Labuan Bajo dan wisatawan yang telah menjadi kawan kami selama Februari dan bulan-bulan sebelumnya.

Tentunya sebagai sebuah layanan lokal, Kawanbike senantiasa membutuhkan feedback entah itu berupa masukkan positif ataupun kritik. Kami percaya bahwa kawan yang baik adalah sumber energi positif yang mendorong kami untuk maju dan menemukan ide baru bagi layanan Kawanbike ke depan. 

Jika kembali ke awal Februari dan mengingat momen-momen penting perkembangan Kawanbike, kami justru menemukan adanya invisible hand yang mendorong Kawanbike untuk terus maju. Dukungan dan dorongan ini merupakan mind booster untuk seluruh team dalam bekerja. 

Kami masih jauh dari sempurna sebab kami percaya bahwa kesempurnaan itu bukan raihan akumulatif. Kesempurnaan bagi kami adalah pelecut untuk layanan yang prima!

Baca juga: Bergerak dan Berpindah

Layanan-layanan yang Kawanbike sediakan mulai dari pesan antar makanan, antar jemput penumpang, kirim mengirim barang, belanja di pasar atau toko, sampai menyediakan motor dan mobil untuk dirental; didesain untuk memudahkan aktivitas warga kota dan wisatawan. 

Semakin urusan mobilisasi dipermudah dengan layanan-layanan ini, produktivitas dan kinerja kita semakin baik. Karena itu, terima kasih untuk perjalanan di Februari bersama Kawanbike. Kami senantiasa berupaya memperbaiki layanan kami setiap hari. 

Seluruh team kerja Kawanbike berharap, di bulan Maret ini kita tetap berpetualang bersama; bahu membahu dalam meraih impian kita sehingga satu kota bisa terus berkawan satu sama lain; Labuan Bajo menjadi Labuan kawan-kawan baik.*

 

 

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Logo Membawa Pesan Lebih Kuat Untuk Brand

  Logo merupakan identitas dari sebuah brand. Ia mengandung nilai dan makna yang terungkap dalam bentuk warna, tagline, serta desainnya. Begitu pula dengan Kawanbike. Kami memutuskan untuk mengganti logo dengan desain yang baru yang lebih mencerminkan nilai, cita-cita, lokalitas, dan semangat kami.   Awal Mula Salah satu staff Kawanbike –Arie Putra –mengikuti inkubasi program Wonderful Design dari Kemanparekraf mulai tanggal 5 Juni sampai 11 Juni 2022. Dalam program itu, Arie bertemu dengan beberapa desainer dari Jakarta dan dari Labuan Bajo serta beberapa penulis. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok. Komposisi dalam setiap kelompok yakni desainer, penulis, dan pelaku sablon. Yang menjadi Lead desainer dalam kelompok Arie adalah Uta Verina Maukar . Di sela-sela kesibukan inkubasi, Arie mengenalkan Kawanbike ke Uta dan menunjukkan konten serta layanannya yang ada di instagram. Uta Verina sedang mendesain logo Kawanbike Arie menanyakan pendapat Uta tenta...

Teknik Jitu Strategi Bisnis Online

Pada tahun 2002, Seth Godin -ahli marketing terkemuka dan penulis buku bestseller international, - menulis sebuah buku bagus berjudul Purple Cow. Buku ini menjadi populer di kalangan marketer karena Godin mengemukakan pandangan baru yang revolusioner tentang strategi bisnis kontemporer. Ia membuat yakin para pebisnis dengan uraiannya yang mendalam mengenai trik ampuh meraih kesuksesan dalam bisnis. Tentu ini kabar yang baik untuk kita juga, bukan?     Dalam buku Purple Cow, Seth Godin terang-benderang mengungkapkan penemuannya tentang strategi bisnis khususnya marketing . Sebelumnya terdapat delapan (8) Ps yang menjiwai strategi bisnis perusahan-perubahan besar yakni: Product, Pricing, Promotion, Positioning, Publicity, Packaging, Pass-along, dan Permission. Dapat dikatakan bahwa kedelapan hal ini menjadi strategi ampuh dalam pengembangan bisnis kala itu.  Baca Juga: Perjalanan Kawan Bike; Dari Kirana Larasati ke Warga Kota yang Lain Nah, dalam sebuah perjalanan ke luar...

Passion dan Vision

Berkarya dalam bidang apa pun; entah itu berkarir di dunia bisnis maupun menjadi tenaga profesional di perusahaan swasta atau lembaga pemerintahan, passion dan visi menjadi elemen yang penting untuk mendorong gerak maju perubahan. Baca Juga: Teknik Jitu Strategi Bisnis Online Apalagi jika Anda adalah founder dari sebuah organisasi bisnis, memiliki visi yang baik dan passion yang kuat mutlak diperlukan. Visi itu ibaratnya peta yang yang Anda gambar; lengkap dengan detailnya sehingga bisnis yang digeluti memiliki arah yang jelas. Sedangkan passion adalah nyala semangat dalam diri masing-masing pribadi untuk menjelajahi titik-titik potensial yang tersusun dalam visi. Lantas, bagaimana menyusun visi dan membangkitkan passion dalam berkarya? Memimpikan adanya komputer yang menggunakan software dari Microsoft di setiap meja kerja menjadi salah satu visi Bill Gates dan Paul Allen . Visi ini begitu kuat sampai tidak berubah sejak 1977. Walhasil nama Bill Gates dan Microsoft tak le...